dutapers.com, BUNGO – Tiga pemuda menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda tak dikenal (OTK) di kawasan kota Muara Bungo, Rabu (25/03).
Kejadian bermula saat ketiga pemuda sedang duduk santai di salah satu toko tepat di simpang Lorong Utama Kecamatan Bungo Dani. Kejadiannya saat tiba sekelompok pemuda tak dikenal mendatangi tiga pemuda lainnya yang sedang duduk santai di salah satu toko di Simpang Lorong Utama, lalu diserang lima orang pemuda lain.
Andi korban mengungkapan kejadian secara tiba tiba sekelompok pria tidak dikenal langsung marah marah tidak jelas kepada dirinya. Tak hanya itu, pemuda tidak dikenal angsung memukul tidak jelas apa penyebabnya.
“Saya sedang santai bermain HP di tempat kejadian tiba-tiba sekelompok pemuda tak dikenal datang marah marah tidak karuan kepada saya. Entah apa alasan mereka kok bisa langsung marah dan main pukul saja,” ucapnya.
Bagian kata Andi, sekelompok pemuda itu memang tidak dia kenal. Tadinya mereka iring ringin dari arah pasar Muara Bungo ke arah Rantau Pandan. Tepat di simpang itu mereka berhenti dan langsung mendatangi tempat dirinya duduk santai.
“Jujur pak kami tidak ada mengeluarkan kata kata sepatah pun saat mereka hendak lewat arah ke Rantau Pandan tapi saya jadi sasaran amukan mereka. Diperkirakan ada 5 orang kalau tidak salah mereka kemarin itu,” ungkapnya.
Senada disampaikan Nanda, yang menjadi korban amukan sekelompok pemuda tidak dikenal itu terpaksa harus menahan sakit di bagian kepada karena tak bisa menahan pukulan dari sekelompok pemuda tersebut.
“Awalnya sekelompok pemuda marah tidak jelas kepada Andi, tapi karena emosi saya juga jadi sasaran amukan sekelompok pria tidak dikenal tersebut. Saya tidak tahu apa salah saya kok bisa dipukul seperti itu kan saya tidak kenal dengan mereka,” ungkap Nanda.
Ia juga tidak terima dirinya menjadi korban amukan sekelompok pemuda tak dikenal tersebut. Jujur hingga kini kepada masih terasa sakit akibat serangan brutal mereka kepada dirinya. Orang tidak kenal kok main pukul sepeti itu.
“Saya tak terima perlakuan sekelompok pemuda tak dikenal tersebut, ini akan saya laporkan ke pihak berwajib agar mereka tahu kalau tindakan meraka sudah salah dan melanggar hukum,” cetusnya.
Untuk diketahui, setelah melakukan aksi brutalnya di simpang lorong utama kecamatan Bungo Dani. Sekelompok pemuda setelah itu membubarkan diri menuju arah Rantau Pandan. (tim)








