dutapers.com, SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, SE bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung lokasi pasca banjir bandang di Kecamatan Bathin VIII, Senin (27/04/2026).
Salah satu titik yang dikunjungi adalah Desa Tanjung Gagak. Dalam kunjungan tersebut, Wabup Gerry bersama rombongan melihat kondisi rumah warga dan fasilitas umum yang terdampak banjir, sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan itu sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, di antaranya Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, Wakapolres Sarolangun Kompol Sumarno Berutu, Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, serta perwakilan BPBD, Dinas Sosial, Satpol PP, hingga aparat kecamatan dan desa setempat.
Dalam keterangannya, Wabup Gerry menyebutkan bahwa banjir bandang yang terjadi pada 26 April 2026 telah berdampak luas, terutama pada permukiman warga dan fasilitas umum.
“Yang paling terdampak adalah rumah-rumah warga. Selain itu, kebutuhan mendesak saat ini meliputi bahan makanan, pakaian, dan obat-obatan. Fasilitas umum seperti sekolah, masjid, musholla, dan jembatan juga mengalami kerusakan,” ujarnya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, tengah melakukan pendataan terhadap kerusakan, termasuk rumah warga yang hanyut akibat banjir, seperti yang terjadi di Kecamatan Batang Asai. Bantuan akan diupayakan melalui BPBD dan dinas terkait.
“Dinas Perkim juga sudah turun untuk mendata rumah-rumah dengan tingkat kerusakan berat akibat banjir bandang ini,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kondisi banjir di sejumlah wilayah kini mulai surut, seperti di Kecamatan Bathin VIII, Batang Asai, Cermin Nan Gedang, dan Limun. Namun, pemerintah tetap siaga, terutama di wilayah hilir seperti Sarolangun, Pauh, dan Mandiangin.
“Sampai saat ini wilayah hilir masih terpantau aman, tetapi kita tetap waspada,” katanya.
Wabup Gerry menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini masih menunggu arahan lebih lanjut dari Bupati terkait penetapan status tanggap darurat bencana, yang akan menjadi dasar penyaluran bantuan lanjutan bagi masyarakat terdampak.
Kunjungan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan penanganan pascabencana berjalan cepat dan tepat sasaran, sekaligus memberikan dukungan langsung kepada warga yang terdampak banjir bandang. (hai)













