dutapers.com, BUNGO – Isu panas kembali mengguncang dunia kesehatan di Kabupaten Bungo.
Kali ini, sorotan tertuju pada pengelolaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di RSUD H. Hanafie, yang diduga sarat penyimpangan dan ketidaktransparanan.
JP salah satu masyarakat Muara Bungo, menyebutkan adanya indikasi kuat penyelewengan anggaran senilai puluhan miliar pada tahun 2025 ini.
Dengan rincian, diantaranya:
1. Belanja Bahan Habis Pakai Medis – Rp 15,6 miliar
2. Belanja Alat Laboratorium – Rp 2,05 miliar
3. Belanja Modal Alat Kedokteran ICCU – Rp 684 juta
4. Belanja Bahan Instalasi Transfusi Darah – Rp 435 juta
5. Belanja Alat Radiologi – Rp 1,19 miliar
“Swakelola itu mestinya efisien dan terbuka, bukan malah tertutup. Kalau publik dibiarkan bertanya-tanya, wajar kalau muncul kecurigaan,” ujar JP, Pemerhati Pembangunan dan Antikorupsi Kabupaten Bungo, Senin (28/10/2025.
Ketidaktransparanan ini menimbulkan pertanyaan publik, seakan menjadi lahan basah untuk celah dugaan penyelewengan anggaran negara.
JP meninta aparat penegak hukum, pihak Kejaksaan untuk turun tangan. Dugaan adanya permainan pengelolaan keuangan rumah sakit yang harus segera diusut. (tim)













