dutapers.com, BUNGO ‐ Warga di sekitar SPBU Pal 3, Kecamatan Rimbo Tengah resah dengan aktivitas di sebuah ruko diduga menjadi tempat penimbunan bahan bakar minyak (BBM) illegal.
Mendapati informasi tersebut, media ini langsung ke lokasi ruko yang sering tutup. Namun, di dalam terdapat puluhan jerigen. Aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut belakangan ini kerap terlihat oleh warga sekitar, terutama pada malam hari.
Menurut keterangan sumber yang enggan di sebutkan namanya menjelaskan, ruko yang berada tepat di samping SPBU itu kerap terlihat tempat parkirnya mobil-mobil langsir.
Diluar terdapat satu orang berjaga, kemudian tampak keluar dari dalam ruko tersebut membawa selang. Diduga kuat merupakan aktivitas illegal penimbunan BBM bersubsidi.
“Kalau malam sering ada beberapa mobil jelek, bahkan siang hari juga ada beberapa jenis mobil pelangsir yang parkir disana sedang berhenti. Mereka bongkar muat jeriken, kadang sampai larut malam,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis pagi (30/10/2025).
Aktivitas tersebut menimbulkan kecurigaan bahwa ruko itu digunakan untuk menimbun dan menyalurkan BBM bersubsidi secara ilegal.
“Ia pun berharap pihak kepolisian dan instansi terkait segera turun tangan untuk menindaklanjuti temuan tersebut,” katanya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBU Pal 3 maupun aparat kepolisian setempat. Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, pintu ruko tampak tertutup rapat, dan tidak ada aktivitas berarti pada siang hari. (tim)














