dutapers.com, BUNGO – Dugaan pengrusakan fasilitas pos satpam dan penyerangan terhadap karyawan PT. Satya Kisma Usaha (SKU) belum lama ini, resmi diserahkan ke pihak berwajib.
Melalui Humas PT. SKU, Mohammad Akbar SH mengatakan, pihaknya melaporkan atas dugaan penyerangan terhadap mobil patroli, pengrusakan sepeda motor milik satpam dan pembakaran pos satpam.
Kepada media ini, Akbar menjelaskan awal kejadiannya sekita pukul 23.00 Wib, satpam melakukan patroli di Blok Candi, tepatnya Blok A.30.
Sekira pukul 01.00 Wib, petugas satpam menemukan 3 (tiga) orang dengan menggunakan 2 (dua) sepeda motor dan membawa Egrek melintas di portal.
“Mereka marah-marah kenapa portal ditutup, dengan menghentakkan egrek ke portal, lalu dibuka oleh satpam karena diancam salah satu dari mereka bernama Doni,” jelasnya.
Tidak lama kemudian, ketiga terduga itu datang membawa kawannya langsung mencari aggota satpam. Kemudian, mereka melakukan penyerangan kepada mobil patroli dan merusaknya. Diketahui, Rudi dan Doni cs menyerang satpam. Karena ketakutan, satpam lari namun sepada motor masih tertinggal di lokasi kejadian. Lalu, sopir mobil patroli langsg menghubungi satpam yang lain, untuk meminta bantuan karena sepeda motor masih tinggal di lokasi. Petugas satpam mendapati Doni cs ada di lokasi dan motor dalam keadaan rusak, pecah Dashboard dan lampu belakang.
“Mereka (Doni cs, red) sempat mengancam aggota satpam dengan mengacukan parang,” jelasnya.
Karena membahayakan, petugas satpam melakukan penangkapan terhadap Doni. Saat diborgol, ia terjatuh kepalanya luka mengenai batu. Saat ingin masuk ke mobil borgol terlepas, karena belum terpasang sempurna dan Doni pun menghindar ke arah Rudi.
“Kami sudah luka skrg kami pulang kalian pulang,” kata Doni.
Atas kejadian itu, pihak SKU menyerahkan permasalahan ini ke pihak berwajib untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut. Pihaknya petugas satpam mengalami cidera serta kerugian yang timbulkan sudah dilaporkan.
“Kami serahkan ke pihak berwajib untuk ditindaklanjuti,” tutupnya.








