dutapers.com, BUNGO – Rencana pembangunan Vihara Vegetarian di wilayah RT 04 RW 02, Kelurahan Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo menuai penolakan dari warga setempat.
Penolakan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua RT 04 RW 02, Epriyedi. Ia menyebutkan bahwa aspirasi warga yang menolak pembangunan vihara tersebut cukup kuat dan telah disampaikan melalui berbagai forum lingkungan.
Menurut Epriyedi, mayoritas warga di lingkungan RT 14 merasa belum dilibatkan secara maksimal dalam proses perencanaan pembangunan. Selain itu, muncul kekhawatiran terkait dampak sosial di tengah masyarakat yang heterogen.
“Warga menolak rencana pembangunan ini. Mereka ingin ada keterbukaan dan musyawarah terlebih dahulu sebelum pembangunan dilakukan,” ujar Epriyedi saat dikonfirmasi, Rabu pagi (22/04/2026).
Ia menegaskan bahwa masyarakat berharap pihak terkait, baik pengurus vihara maupun pemerintah setempat, dapat mengedepankan dialog terbuka agar tidak menimbulkan gesekan sosial di kemudian hari.
Ia juga menyampaikan, bahwa mereka menginginkan adanya kajian lebih lanjut terkait perizinan, dampak lingkungan, serta kesesuaian dengan kondisi sosial masyarakat di wilayah tersebut.
Situasi ini diharapkan dapat diselesaikan melalui pendekatan persuasif dan musyawarah, sehingga tercapai kesepahaman antara semua pihak tanpa menimbulkan konflik di tengah masyarakat.(tim)














