dutapers.com, BUNGO — Aliansi Masyarakat bersama Ormas Gempur dan LSM Inakor Jambi menggelar aksi demonstrasi mendesak pengusutan tuntas kasus keributan yang terjadi di area PT KIM, Jujuhan, Kabupaten Bungo.
Massa bergerak mendatangi tiga titik lokasi sasaran, yakni Mapolres Bungo, Kantor Bupati Bungo, dan Gedung DPRD Bungo.
Koordinator Lapangan (Korlap) dari Ormas Gempur, Mustakim, menegaskan bahwa insiden pemukulan yang terjadi dalam keributan tersebut sudah masuk ke ranah pidana murni. Ia meminta aparat kepolisian bertindak cepat dan tegas.
”Kasus pemukulan ini adalah tindakan pidana. Kami menuntut pihak kepolisian untuk mengusut tuntas, menangkap, dan memproses hukum seluruh pelaku yang terlibat,” tegas Mustakim di tengah aksi.
Senada dengan Mustakim, Korlap dari LSM Inakor Jambi, Fahlefi, juga menuntut ketegasan penegakan hukum dari jajaran Polres Bungo. Ia menekankan agar proses hukum berjalan transparan tanpa ada intervensi dari pihak mana pun.
”Kami meminta Kapolres Bungo bertindak tegas tanpa pandang bulu. Bilamana ada oknum yang bermain atau terlibat dalam insiden ini, harus diungkap secara transparan ke publik,” ujar Fahlefi.
Aksi massa berjalan dengan mengawal ketat perkembangan proses hukum atas dugaan tindak kekerasan di kawasan PT KIM tersebut. (tim)







