dutapers.com, BUNGO — Kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif-TP) serta Pangkalan Udara (Lanud) di Kabupaten Bungo mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.
Kehadiran markas pertahanan tersebut dinilai tidak hanya meningkatkan keamanan wilayah, tetapi juga membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi dan peluang karier pemuda daerah.
Tokoh masyarakat Rantau Keloyang, M. Zen, mengungkapkan bahwa keberadaan Batalyon TP dan Lanud memberikan dampak ganda (multiplier effect) bagi masyarakat Bungo.
Selain memperkuat benteng pertahanan daerah, kehadiran satuan militer tersebut membukakan jalan bagi generasi muda untuk mengabdi sebagai prajurit.
“Ini menambah pertahanan daerah serta menjadi lapangan kerja baru bagi warga Bungo, khususnya anak-anak kita yang bercita-cita berkarier di dunia militer,” ujar M. Zen.
Hal senada disampaikan oleh Rio Rantau Keloyang, Ahmad Subhan. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pihak swasta yang saling bahu-membahu menyukseskan pembangunan infrastruktur pertahanan tersebut.
Ahmad Subhan menyoroti pentingnya peran aktif sektor swasta yang dinilai menjadi pendorong utama percepatan pembangunan daerah.
”Khususnya kepedulian pihak swasta ini menjadi modal utama kemajuan daerah. Kami berharap kepedulian ini dapat memicu pihak-pihak lain untuk turut berinvestasi dan membangun Kabupaten Bungo ke depan,” tuturnya.
Dengan sinergi antara pemerintah, TNI, swasta, dan masyarakat, kehadiran Batalyon TP dan Lanud diharapkan menjadi batu loncatan baru bagi kemajuan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Bungo. (tim)














