Bappeda Bungo Gelar Musrenbang RKPD 2027, Ini yang Disampaikan Bupati Dedy Putra

dutapers.com, BUNGO – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, bertempat di Aula Cempaka Kuning, Selasa (31/3/2026).

Forum strategis ini menjadi wadah krusial dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang partisipatif dan akuntabel guna mewujudkan visi Kabupaten Bungo yang berkelanjutan.

Musrenbang ini dihadiri langsung Bupati Bungo H Dedy Putra sekaligus membuka kegiatan. Turut hadir, Ketua DPRD Bungo, Waka II serta sejumlah Anggota DPRD Bungo, Sekda Bungo, Kasubdit Transportasi Jalan Direktorat Konektivitas dan Infrastruktur logistik ( Jalan dan jembatan) Kementerian PPN/Bappenas RI, Kepala Bappeda Provinsi Jambi.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala BPS Bungo, Unsur Forkompinda, kepala OPD, Para Camat, Kepala Bappeda Bungo, Tebo, Merangin, Sarolangun, Kerinci dan Dharmasraya, serta tamu undangan lainnya.

Kepala Bappeda, Redawati, SP. ME, mengatakan, pelaksanaan forum ini bertujuan, untuk menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah Kabupaten Bungo dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan daerah Provinsi serta arah kebijakan dan program prioritas Nasional.

Adapun tema Pembangunan Kabupaten Bungo Tahun 2027 adalah “Pemantapan Infrastruktur dan Optimalisasi Pelayanan Publik” yang mencerminkan komitmen untuk memperkuat fondasi pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Musrenbang RKPD 2027 ini telah melalui rangkaian tahapan panjang. Dalam prosesnya, dilaporkan tercatat sebanyak 1.341 usulan dijaring dari Musrenbang Kecamatan, dan Forum lintas perangkat daerah.

”Dimana, 65 usulan telah disepakati untuk ditindaklanjuti dan dilakukan pengecekan verifikasi teknis oleh perangkat daerah.

Selain itu, terdapat 498 usulan Pokok pikiran (Pokir) DPRD dalam proses verifikasi Bappeda, dari 573 usulan yang dientri melalui aplikasi SIPD,”ujar Redawati.

Bupati Bungo Dedy Putra, mengungkapkan, penguatan infrastruktur dasar menjadi fokus penting. Menurutnya, infrastruktur yang baik akan mampu mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Pembangunan infrastruktur yang merata dan berkualitas menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Oleh karena itu, pemerintah daerah menetapkan sejumlah prioritas utama yang akan menjadi fokus dalam perencanaan pembangunan ke depan.

“Perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas utama, karena ini menyangkut aksesibilitas dan konektivitas antar wilayah yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat,”ungkap Bupati.

Pemerintah Kabupaten Bungo juga mendorong revitalisasi kawasan perkotaan. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kota serta mendukung pertumbuhan sektor perdagangan dan jasa.

Tidak hanya itu, revitalisasi pasar tradisional juga menjadi perhatian serius pemerintah. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing pasar rakyat, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli.

Pada sektor perkebunan, Program Sawit Rakyat juga menjadi salah satu prioritas strategi. Program ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani sawit. Selain itu, memperkuat sektor pertanian, pada perbaikan irigasi. (ton/adv)