dutapers.com, BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo menggelar agenda pelantikan pejabat Eselon IV di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bungo pada Jumat (7/8/2026).
Namun, prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut menuai sorotan publik lantaran terkesan tertutup dan diwarnai pembatasan terhadap media yang hendak meliput.
Peristiwa ini terungkap saat salah satu awak media mencoba melakukan tugas jurnalistik di lokasi acara. Petugas di lapangan mencegat wartawan dan melarang publikasi atas jalannya pelantikan tersebut. Tindakan ini menimbul pertanyaan terkait transparansi dalam publikasi di lingkup Pemkab Bungo.
Menanggapi insiden tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bungo, Muhammad Fathoni, memberikan klarifikasi. Melalui sambungan telepon, Fathoni membantah adanya larangan resmi bagi pers, melainkan hanya terkendala kapasitas ruangan.
”Maaf dindo, tempat sempit, bukan kami melarang meliput,” ujar Fathoni saat menghubungi wartawan seraya meminta agar informasi pelantikan tersebut tidak diekspose terlebih dahulu.
Hingga berita ini diturunkan, pihak BKPSDM belum merilis daftar resmi nama-nama pejabat yang dilantik. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, terdapat sedikitnya empat pejabat Eselon IV yang mengambil sumpah jabatan hari ini, di mana salah satu di antaranya disinyalir merupakan ajudan Bupati Bungo. (tim)













